Langsung ke konten utama
PANADA : Kue Rambut Anak Punk 


         Manado adalah kota yang dikenal sebagai kotanya para bidadari Indonesia. Tapi tidak hanya itu, Manado juga mempunyai banyak makanan unik dan aneh, yang sulit ditemui diluar kota Manado, salah satunya kue rambut anak punk atau biasa disebut Panada.

        Panada disebut dengan kue rambut anak punk, dikarenakan bentuknya yang unik seperti rambut anak punk. Selain bentuknya yang unik, yang menjadi khas dari kue ini adalah isinya yang akan membuat orang yang memakannya tidak akan lupa kalau Manado juga mempunyai kue yang lezat. Isi dari kue Panada ini adalah ikan cakalang/tongkol, yang merupakan rasa khas dari kota Manado. “ Yang paling aku suka di kue Panada itu rambut kritingnya yang kriuk dan tengahnya yang lembut dan pas dilidah” kata Eyha(18). 

       Banyak yang mengatakan bahwa kue Panada merupakan pengaruh kuliner Belanda. Anggapan itu salah. Kue Panada berasal dari Portugis, yang dalam bahasa mereka disebut empanada. Arti dari Empanada sendiri adalah isian makanan (ikan,dll) yang dibungkus dengan roti. Bentuk panada ini seperti pastel, bahkan orang diluar Kota Manado atau Sulawesi menyebutnya Pastel.Lalu apa bedanya dengan pastel ? Ada di isinya, panada diisi dengan ikan cakalang/tongkol. Isi dari panada ini disebut panpis. Panpis terbuat dari ikan cakalang/tongkol yang di suwir halus dan dimasak dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, daun mint, santan, cabe merah. Tapi sekarang sudah banyak penjual yang membuat isi kue Panada lebih bervariasi, ada yang hanya sayur semua dan juga memakai daging ayam. 

       Untuk mencari kue Panada ini pun tidak terlalu sulit. Disemua pasar yang ada di Kota Manado pasti ada yang berjualan kue Panada ini. Dan harganya pun masih sangat murah, biasanya penjual memberikan harga Rp.1,000 satu atau Rp.1,500. Biasanya orang lokal mencicipi kue ini disaat sarapan atau dalam sebuah acara. Kue Panada ini juga merupakan salah satu kue yang sangat laku dipasaran, jika kesiangan kepasar, biasanya sudah habis. “Saya lebih memilih Panada kalau buat sarapan pagi, karena dengan makan 3 kue Panada pasti anak-anak sudah kenyang. Setiap pagi saya beli 10 atau 15 kue Panada” Jusi(38) IRT. Sekarang, jika ingin menikmati dan mencicipi kue ini, anda tidak harus ke Manado, beberapa kota seperti Jakarta sudah ada yang membuka usaha untuk berjualan Kue Panada. Tapi akan lebih komplit rasanya jika lansung ke Kota asal Kue Panada ini. Jadi, saat hendak jalan – jalan ke Kota Manado, selain ingin menikmati lezatnya Bubur Manado atau Tinutuan, jangan lupa dengan hidangan penutupnya yaitu Kue Tradisional rambut anak punk, PANADA.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANEN JIWA : TANAH SANGIHE (foto pohon cengkeh by : kompas.com) Kepulauan sangihe merupakan salah satu tempat yang harus anda kunjungi saat berwisata ke sulawesi utara. Disini, selain anda menikmati keindahan alam, anda juga dapat menikmati kebudayaan suku sangir yang tinggal ditanah sangihe ini.  Nama sangihe sendiri pertamakali di berikan oleh raja pertama yaitu Gumansalangi. Sangihe diambil dari kata "Sangi" dan "He". Sangi diambil dari nama istri Gumansalangi yakni Sangiang Ondowasa, konon katanya Sangiang merupakan putri yang turun lansung dari surga. Sedangkan kata He berarti Emas.  Masyarakat Sangihe masih banyak yang menganut kepercayaan jaman dulu yaitu menyembah batu dan pohon. Meskipun masyrakat Sangihe saat ini mayoritas beragama Kristen Protestan. Namun tradisi berupa ritual-ritual adat tetap dilakukan. Seperti upacara perpisahan Tahun yang dilakukan pada 31 Januari Upacara "Tulude" yang wajib dilakukan setiap tahun, karena merupakan ritual ad...

Review Film : Frozen II

      F ilm garapan sutradara Jennifer Lee dan Chris Buck Frozen II akhirnya rilis juga setelah 6 tahun.  Kali ini Frozen II membawa kita pada yang menarik dari Elsa ,Anna, Olaf, dan juga Kristoff.  Pada prolog, film ini menampilkan masa kecil Elsa dan Anna bersama orangtuanya, raja dan ratu kerajaan Arendelle. Orangtua mereka menceritakan kisah raja ketika kecil memasuki Hutan Ajaib, namun sayangnya akses kesana telah tertutup oleh kabut pekat. Lalu sang ratu mengajarkan lagu yang indah dari Hutan Ajaib itu. Elsa yang menjadi ratu masa kini mulai terganggu dengan adanya bunyi aneh yang panjang. Walau telinganya ditutup bantal sekalipun, tetap saja dia mampu mendengar bunyi itu. Elsa juga merasa kekuatannya semakin bertambah. Puncaknya pada suatu malam, Elsa tidak sengaja membangkitkan roh Hutan Ajaib dan seketika tidak ada air juga penerangan di Arendelle. Angin kencang juga seperti merontokkan daerah kerajaan. Warga kemudian dievakuasi ke tempat ti...